Tiron, Madiun – 27 Agustus 2025
Warga Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, menggelar tradisi nyadran pada Rabu (27/8/2025) sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, wujud syukur, sekaligus upaya melestarikan budaya warisan nenek moyang. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan di area makam desa dengan diikuti ratusan warga dari berbagai dusun.
Sejak pagi hari, kegiatan dimulai dari selametan di Lumbung Dusun Nglegok lalu di Punden Dusun Jogobayan dilanjutkan ke Punden Dusun Kuwek dan puncak kegiatan berada di Punden Dusun Tiron warga secara bergotong royong memanjatkan doa bersama yang dipimpin oleh Kasi Pelayanan (Modin) Desa Tiron. Usai doa bersama, warga menggelar kenduri atau ambengan, berupa makanan khas yang disajikan dalam tampah dan dinikmati secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Kepala Desa Tiron, Bapak Kristiyan Antarriksa, menyampaikan bahwa kegiatan nyadran ini bukan hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun. Kami ingin generasi muda tetap mengenal dan menjaga kearifan lokal seperti ini,” ujarnya.
Selain kegiatan religi, nyadran di Desa Tiron juga diramaikan dengan pagelaran kesenian tradisional seperti gamelan tarian tayub gambyong. Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias karena menjadi hiburan sekaligus momentum kebersamaan desa.
Dengan tetap menjaga nilai-nilai kultural dan semangat gotong royong, tradisi nyadran di Desa Tiron diharapkan terus hidup dan menjadi warisan budaya yang memperkuat identitas lokal masyarakat Madiun.


No responses yet